Rabu, 02 April 2014

Database Performance
Nama                    : L.Efendi
NIM                       : 11.41010.0211
Tugas                    : Pertemuan 6 [ MK Database Administration ]

Apa itu database performance ??
 Adalah Tingkat/ kemampuan ketika DBMS menyediakan informasi.

Ada 5 faktor yang mempengaruhi performance database, yaitu :
1.     Workload
        Perintah yang diarahkan melalui sistem pada waktu tertentu, misalnya seperti transaksi online, analisis data warehouse, dll.
2.     Troughput
         Kemampuan sebuah komputer (hardware/ software) dalam mengolah data.
3.     Resources
          Hardware dan software merupakan resources dari sistem.
4.     Optimization
          Contention (kres/ tabrakan) merupakan kondisi dimana ada dua komponen atau lebih dari workload yang sedang mencoba mengakses satu resource yang sama dengan cara yang bertentangan.
Contohnya : Update ganda untuk bagian data yang sama.
5.     Contention
          Optimization mengacu pada analisa permintaan database dengan query yang mampu menghasilkan jalur akses paling efisien. Ada banyak faktor yang perlu dioptimalkan, misalnya formulasi SQL, parameter database, pemrograman yang efisien, dll.

Optimasi Database
§ Partitioning
§ Denormalization
§ Clustering
§ Free Space
§ Raw Partitioning VS File System
§ Indexing
§ Interleaving Data
§ Compression
§ File Placement & Allocation
§ Page Size
§ Reoganization

Partitioning
         adalah sebuah teknik untuk menempatkan data-data table atau index yang berbentuk page ke dalam partisi-partisi yang terpisah di dalam sebuah atau beberapa filegroup.

Denormalization
        Denormalisasi merupakan proses yang dilakukan pada database yang sudah dinormalisasi, dengan cara memodifikasi struktur tabel dan mengabaikan kerangkapan data (yang terkontrol) untuk meningkatkan kinerja database.

Proses denormalisasi termasuk :
    Mengkombinasikan tabel-tabel yang terpisah dengan join
    Mereplikasi/menduplikat data pada table

Clustering
         Clustering bermakna menggolongkan data atau membagi satuan data yang besar ke dalam satuan data yang lebih kecil yang memiliki kesamaan.

Free Space
         Free space merupakan ruang kosong pada satu tablespace atau index yang dapat mengurangi frekuensi reorganisasi, mengurangi contention (kres), dan meningkatkan efisiensi proses input data.

Raw Partitionong VS File System
        Merupakan pilihan apakah akan menyimpan data yang ada dalam database ke dalam file OS yang dikontrol atau tidak

Indexing
        Indeks dibangun untuk membuat pernyataan SQL dalam program aplikasi berjalan lebih cepat.

Interleaving Data
        Merupakan bentuk khusus dari clustering.

Compression
         Merupakan teknik pengecilan ukuran data yang akan mengoptimalkan kinerja scan data yang berurutan dan meningkatkan kemungkinan data yang berada dalam cache.

File Placement & Allocation
        Pola akses yang terkait dengan data dalam sistem dan memisahkan file-file yang sering diakses secara bersama-sama.

Page Size
        Merupakan ukuran halaman database yang digunakan

Reorganization
        Memodifikasi data dengan cara meminimalisasi syntax yang digunakan.

Jumat, 21 Maret 2014

Database Performance Management
Nama   : L.Efendi
NIM    : 11.41010.0211
Tugas   : Pertemuan 5 [ MK  Database Administration ]


Definisi Database  Performance Management
   Database Performance adalah optimalisasi penggunaan sumber daya untuk meningkatkan throughput dan meminimalkan pertentangan, memungkinkan kemungkinan terbesar beban kerja untuk diproses.

Performance – Kinerja
ž  meliputi :
¡  Server
¡  Jaringan
¡  Aplikasi
¡  UI
¡  database

Faktor yang mempengaruhi kinerja database :

¡  Workload – Beban kerja
Merupakan kombinasi dari transaksi – query - analisis data warehousing- sistem flow.

¡  Throughput
o   Di definisikan sebagai kemampuan komputer untuk mengolah data.
o   Ini adalah gabungan dari kecepatan I / O, kecepatan CPU, kemampuan paralel dari perangkat, dan efisiensi sistem operasi dan perangkat lunak sistem.
¡  Optimazition
o   Optimasi query terutama yang dilakukan dari internal ke DBMS
o   Optimasi formulasi SQL dan parameter database  yang membuat jalur akses yang paling efisien.

¡  Contention
Kondisi dimana dua atau lebih komponen mencoba untuk menggunakan satu sumber daya dengan cara yang bertentangan

Apa Beda nya MONITORING atau MANAGEMENT ????

Prinsip Pareto
·      Aturan 80/20
80% hasil berasal dari 20% dari usaha tersebut.

Reactive vs Proactive
  • Manajemen kinerja reaktif akan selalu diperlukan karena masalah kinerja yang  tidak direncanakan akan selalu terjadi.
  • manajemen kinerja Proaktif menggabungkan pemikiran, perencanaan, dan otomatisasi untuk meminimalkan reaktif monitoring dan tuning.

PERFORMANCE TUNING TOOLS
  • Compression tools
Tools yang memungkinkan DBA untuk meminimalkan jumlah penyimpanan disk yang digunakan oleh database, sehingga mengurangi penggunaan disk secara keseluruhan.

  • Reorganization tools
Tools yang dapat melakukan proses pembangunan kembali database secara optimal dengan otomatis.

  • Sorting tools
Sorting tools digunakan untuk mengurutkan data sebelum loading database “ memastikan bahwa baris akan berada dalam urutan yang telah ditentukan.”

Masalah yang bisa menyebabkan Performa Database Menurun :
      Scan Tabel
      Index yang tidak sesuai
      Pilihan Index yang tidak sesuai
      Tidak menggunakan Index yang tersedia
      Statistik database yang usang
      Tabel tergabung dalam urutan yang tidak optimal

Faktor lain yang dapat berdampak negative :
      Memory Allocation (Buffer/Cache for data, SQL, Authorization)
      Logging Options (Log Cache, Log Size, Oracle Rollback Segments)
   I/O Efficiency (Separation of tables and indexes on disk, database size, fragmented and extended files)
      Overall application and database workload on the server
      Database schema definitions

Service Level Management
         Disiplin, metodologi proaktif dan prosedur yang digunakan untuk memastikan bahwa tingkat layanan yang memadai dikirim ke semua pengguna TI sesuai dengan prioritas bisnis dan dengan biaya yang dapat diterima.

Type of Performance Tuning
Tuning aplikasi database dapat dipecah menjadi tiga komponen, Yaitu :
      System Tuning
          DBMS harus bisa di seting agar bisa menjamin performa sistem tetap optimal.

      Database Tuning
          Lokasi fisik dari file database dapat mempengaruhi performa aplikasi dalam mengakses                   data   ke database.

      Application Tuning
          Tidak semua masalah aplikasi disebabkan oleh penulisan SQL yang tidak sesuai

Performance Tuning Tools
      Performance Monitors
Realtime, Interval, and Historical Trends

      Performance Estimation Tools
Estimasi kinerja prediktif

      Capacity Planning Tools
What if

      SQL Analysis and Tuning Tools
Eksekusi SQL Single atau Seluruh Program

DBMS Performance Basic
      Do not over-tune
Tahu kapan berhenti, it’s all about business

      Remain focused
Fokus satu masalah dulu, simpan dulu masalah lain.

      Do not panic
I don’t know, but I’ll find out.

      Communicate clearly
Be a center of in commucation, coordinating, discussion, and workload.

      Accept reality
Deal with problem as they occur

Kamis, 06 Maret 2014

Data Availability 
Nama   : L.Efendi
NIM    : 11.41010.0211
Tugas   : Pertemuan 4 [ MK  Database Administration ]


 Data  Availability
               Ketersediaan data pada database yang diakses semua user dan dapat diperoleh setiap saat ketika dibutuhkan. Data Availability dimaksudkan sebagai suatu kesiapan data dimana ketika user membutuhkan data tersebut maka data tersebut merespon secara langsung.

Komponen – Komponen Data Availability
            Data Avaibility terdiri dari 4 komponen, dimana komponen – komponen tersebut menjadi satu dan saling berhubungan untuk memastikan bahwa sistem dapat dijalankan dan proses bisnisnya dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Komponen – komponen tersebut terdiri dari :
  • Manageability
        Kemampuan untuk membuat dan memelihara lingkungan yang efektif yang memberikan layanan kepada pengguna.
  • Recoverability
        Kemampuan untuk membangun kembali layanan jika mengalami kesalahan atau kegagalan komponen.
  • Reliability
        Kemampuan untuk memberikan pelayanan pada tingkat tertentu untuk jangkan waktu lain.
  • Serviceability
      Kemampuan untuk menentukan adanya masalah, pemeriksaan secara menyeluruh, dan memperbaiki masalah itu sendiri.

Manfaat dari Data Avaibility
  • Dapat diakses dari jarak jauh
  • Data tersedia pada saat dibutuhkan
  • Kemampuan menangani crash agar service tetap berjalan seperti biasa
  • Pemindahan atau penghapusan data yang sudah tidak diperlukan agar menghemat tempat penyimpanan data

Keunggulan Data Avaibility
  • Dapat diakses dari jarak jauh
  • Data tersedia saat dibutuhkan
  • Kemampuan penghapusan data yang sudah tidak diperlukan lagi

Strategi dan faktor – faktor data avaibility
a.       Strategi
ü Membeli server yang berkualitas, agar ketersediaan data meningkat.
ü Membuat Backup storage agar jika terjadi hal yang tidak diinginkan, data tetap ada dan tersedia.
ü Membuat mirror database sehingga apabila database utama rusak atau mengalami gangguan, data masih bisa diakses melalui server mirror.
b.      Faktor
ü Pergantian aplikasi program
ü Modifikasi performance
ü Perubahan aturan
ü Perubahan alur bisnis
ü Perubahan teknologi

Data Avaibility problem
- Permasalahan data avaibility:
ü  Hilangnya Data Center
ü  Masalah jaringan
ü  Hilangnya server hardware
ü  Hilangnya perangkat keras dari server
ü  Kegagalan sistem operasi
ü  Aplikasi bermasalah
ü  Data corupt
ü  Masalah keamanan dan otorisasi
ü  Adanya replikasi data dan propagasi kegagalan
ü  Masalah kinerja yang parah
ü  Masalah pemulihan
ü  Kesalahan DBA


Ensuring avaibility (data)
  1. Melakukan pemeliharaan rutin pada sistem yang operasional sering digunakan
  2. Mengoptimasasifungsi DBA
  3. Mengeksploitasifitur DBMS yang ada
  4. Mengeksploitasi pengelompokan teknologi

Downtime
      Hilangnya bisnis selama outage
      Biaya pembaruan sistem walau sistem yang lama masih tersedia
      Biaya hukum dari setiap tuntuan hukum
      Dampak dari penurunan nilai saham (khusus untuk dotcoms yang bergantung pada sistem komputerisasi untuk semua saham bisnis mereka
      Dampak negatif citra perusahaan

Sumber :
  1. http://regnenbaum.wordpress.com/2011/06/01/resume-database-administrator             [Diakses pada 06 Januari 2011]
  2.  http://meuly176.wordpress.com/category/database-administrator/data-availability-perform-manag/  [Diakses pada 15 April 2011]
  3.  http://davidsilembu.blogspot.com/2011/03/data-availability-dan-performance.html      [Diakses pada 06 Maret 2011]
  4.  http://greatdika27.wordpress.com/2011/03/30/resume-database-administrator-102-%E2%80%93-m3/  [Diakses pada 30 Maret 2011]
  5. meuly176.wordpress.com/.../database.../data-availabili.
  6.  http://www.microsoft.com/technet/