Sabtu, 30 November 2013

                      Data  Transformation  Services  ( DTS )  

Nama   : L.Efendi
NIM    : 11.41010.0211
Tugas  : Pertemuan 9 dan 10  [ MK Data Warehouse ]

DTS adalah :
•    Seperangkat piranti / Tools yang digunakan untuk import, export dan transformasi data antara satu atau lebih sumber data
•       Memindahkan data dari database OLTP ke Data Warehouse sesuai dengan tujuannya.
                                   
Transformasi data
•       Proses Merubah bentuk data sehingga data siap untuk di analisis.
•       proses menyaring dan merubah data mentah (raw data) hasil ekstraksi sesuai dengan kaidah bisnis yang berlaku.

Langkah-langkah Transformasi data
—  Memetakan data input dari skema data aslinya ke skema data warehouse.
—  Melakukan konversi tipe data atau format data.
—  Penghitungan nilai-nilai derivat atau mula-mula.
—  Penghitungan nilai-nilai agregat atau rangkuman.
—  Pemeriksaan integritas referensi data.
—  Pengisian nilai-nilai kosong dengan nilai default.
—  Penggabungan data.

Data Transformation Services (DTS) Pada Microsoft SQL Server 2000
Menyediakan kumpulan graphical tools dan objek pemrograman yang berfungsi untuk :
—  Perpindahan data
—  Ekstrak data
—  Transformasi
—  penggabungan data
—  hubungan berupa ODBC (Open Database Connectivity)

Tools untuk menciptakan dan mengeksekusi DTS packages
—  Import/Export Wizard
Untuk membangun DTS packages sederhana, mensupport perpindahan data dan transformasi sederhana.
—  DTS Designer
Mengimplementasikan DTS object model graphically yang memungkinkan user untuk menciptakan DTS packages dengan fungsi luas.


Tools untuk menciptakan dan mengeksekusi DTS packages (cont’d)
—  DTSRun
Merupakan command prompt utility yang digunakan untuk mengeksekusi DTS packages yang ada.
—  DTSRunUI
Merupakan grafik interface untuk DTSRun, yang juga mengijinkan pemakaian variable global dan command lines.
—  SQLAgent
Bukan merupakan aplikasi DTS; meskipun demikian dapat juga digunakan oleh DTS untuk menjadwalkan pengeksekusian dari package.


Daftar Pustaka
  1. Gunawan, Arief Hamdani. 2004, Data Transformation Services (DTS) Pada Microsoft SQL Server 2000 , [online], (http://www.telkomrdcmedia.com/index.php?ch=8&lang=ind&s=3a48581d884be9d9516159f227586120&n=233)
  2. http://thesis.binus.ac.id/Doc/Bab2HTML/2008100363SIBab2/page29.html
  3. http://informatika.web.id/category/data-warehouse


Senin, 18 November 2013

Data  Quality

Nama   : L.Efendi
NIM    : 11.41010.0211
Tugas  : Pertemuan 8  [ MK Data Warehouse ]

Data Quality Critical
Why Is Data Quality So Critical?
•       Meningkatkan kepercayaan diri dalam pengambilan keputusan
•       Memperbaiki pelayanan kpd Customer
•       Meningkatkan kesempatan untuk menghasilkan value yang lebih baik bagi pelayanan
•       Mengurangi resiko dari keputusan yang sifatnya berbahaya
•       Mengurangi biaya, terutama untuk pemasaran,
•       Mengembangkan strategi untuk pembuatan keputusan,
•       Meningkatkan produktivitas dengan memangkas beberapa proses
•       Menghindari efek komplikasi dari data yang terkontaminasi

Data Accuracy VS Data Quality
Data Accuracy
•       Hal spesifik dari entitas secara akurat menggambarkan kejadian tersebut pada entitas
•       Elemen data menentukan syarat dari teknologi database
•       Elemen data memenuhi kepada validation constraints
•       Elemen data individu mempunyai tipe data yang benar
•       Secara tradisional, berhubungan dengan sistem operasional

Data Quality
•       Data item benar2 cocok untuk tujuan yang mana telah ditentukan oleh pengguna bisnis
•       Konsep yang lebih luas berdasarkan spesifikasi bisnis dari perusahaan
•       Berhubungan tidak hanya dengan satu elemen data, tetapi untuk sistem secara keseluruhan
•       Bentuk dan isi elemen data yang konsisten di seluruh sistem
•       Pada dasarnya diperlukan sebuah data warehouse perusahaan secara luas untuk pengguna bisnis

Indikator Data Quality
•       Accuracy = data yang tersimpan nilainya benar (nama cocok dengan alamatnya)
•  Domain Integrity = nilai attributnya sesuai batasan yang diperkenankan (nilai attribut laki dan perempuan)
•       Data Type = Nilai data disimpan dalam tipe data yang sesuai (data nama disimpan dengan tipe text)
•       Consistency = nilai sebuah field data akan sama semua dalam berbagai berkas (field produk A dgn kode 123, akan selalu sama kodenya di setiap berkas lain)
•       Redundancy = tidak boleh ada data yang sama disimpan di tempat yang berbeda dalam satu sistem
•       Completeness = Tidak ada nilai atribut salah / hilang yang diberikan dalam sistem
•       Duplication = tidak ada baris record yang sama dalam satu sistem
•   Conformance To Business Rules = sesuai dengan aturan bisnis yang berlaku (di bank รจ loan balance = + or 0)
•   Structural Definiteness = dapat didefinisikan strukturnya (nama = firstname + middlename + lastname
•       Data Anomaly = sebuah field harus digunakan untuk tujuan yang telah ditentukan
•       Clarity= Penamaan elemen data agar mudah dimengerti oleh user
•       Timely= Data harus bersifat aktual
•     Usefulness = Setiap elemen data dalam data warehouse harus memuaskan banyak kebutuhan dari koleksi user

Benefit of Improved Data Quality
•       Analysis with Timely Information
•       Better Cutomer Service
•       Newer Opportunities
•       Reduced Cost and Risk
•       Improved Productivity
•       Reliable Strategic Decision Making

Data Quality Challenges
  1. Sources of Data Pollution
  2. Validation Names and Addresses
  3. Costs of Poor Data Quality

Source of Data Pollution
•       System Conversions
•       Data Aging
•       Heterogeneous System Integration
•       Poor database design
•       Incomplete information at data entry
•       Input errors
•       Internationalzation / Localization
•       Fraud
•       Lack of Policies

Validation Names and Addresses
Masalah yang melekat ketika menginputkan nama-nama dan alamat-alamat :
•       No unique key
•       Many names on one lines
•       One name on two lines
•       Name and the address in a single line
•       Personal and company are mixed
•       Different addresses for the same person
•       Different names and spelling for the same customer

Costs of poor Data Quality
•       Biaya implementasi konsep Data Quality mahal dan membutuhkan usaha yang besar

Data Quality Tools
•       Berisi algoritma untuk  mengurai, mengubah, mencocokan, mengkonsolidasi, dan memperbaiki data
•       Ada 2 cara untuk melakukan pembersihan data agar dapat meningkatkan kualitas data :
1.       Data Error Discovery -> to identify inaccuracies and inconsistencies
2.       Data Correction -> to help fix the corrupt data

Data Error Discovery meliputi fungsi :
•       Mengidentifikasi duplikasi record dengan cepat dan mudah
•       Mengidentifikasi item data yang nilai-nilainya di luar jarak dari nilai legal domain
•       Menemukan inkonsistensi data
•       Memeriksa jarak dari nilai yang diijinkan
•       Mendeteksi inkonsistensi antar item-item data dari sumber yang berbeda
•       Mengijinkan user untuk mengidentifikasi dan mengukur masalah kualitas data
•       Memantau tren kualitas data dari waktu ke waktu
•       Melaporkan kepada user tentang kualitas data yang digunakan untuk analisis
•       Memperbaiki masalah dari referential integrity dari DBMS

Data Correction meliputi fungsi :
•       Menormalkan inkonsistensi data.
•       Meningkatkan penggabungan data dari sumber data yang berbeda.
•       Mengelompokkan dan menghubungkan data data customer yang  memiliki “rumah” yang sama.
•       Memberikan pengukuran bagi kualitas data.
•       Memvalidasi nilai – nilai yang diijinkan.

Data Quality Initiatives
Pertanyaan dasar sebelum berinisiatif menerapkan Data Cleansing :
•       Which data to cleanse?
•       Where to cleanse?
•       How to cleanse?
•       How to discover the extent of data pollution?
•       Setting up a Data Quality Framework

Kesimpulan
•   Data Quality adalah hal yang sgt kritis karena dapat meningkatkan kepercayaan diri data, memungkinkan pelayanan customer menjadi lebih baik, meningkatkan pengambilan keputusan stratejik, dan mengurangi risiko dari keputusan rawan.
•     Dimensi Data Quality meliputi accuracy, domain integrity, consistency, completeness, structural definiteness, clarity, dll.
•       Data Quality dihasilkan dari berbagai sumber dalam sebuah data warehouse dan berbagai sumber polusi yang mengintensifkan tantangan yang dihadapi ketika mencoba untuk membersihkan data.
•       Buruknya kualitas data nama dan alamat memberikan keprihatinan serius kepada organisasi. Daerah ini adalah salah satu tantangan terbesar dari Data Quality.